Cari

Kucing Budug

serangkaian celoteh tentang apa yg melintas dikepala. itupun jika jemari ini sempat menari di keypad. @doniiblis for a quick response.

bulan

Maret 2013

Bangkai vs. Kepedulian

Siang tadi, jam 11an masuk laporan, ada anjing terkapar, wafat. Pelapor ga bisa tindak lanjuti karena ada agenda meeting jam 11.30. Foto terkait dikirimkan.

Gw broadcast + twit cari pertolongan volunteer siapa saja yg mau meluncur, atau respons dr lokasi sekitar/terdekat.

Menyedihkan. Kontak bbm gw nyaris 2000, twitter followers 7K++, tapi hanya segelintir, hanya cukup 1 tangan gw tuk hitung mereka yg tanya info detil lokasi, artiannya mereka ini yg niat nolong tuk mengubur bangkai ini.

Well, kontak bbm gw segambreng ini, mayoritas diisi oleh pecinta2 satwa. Namun, ternyata, yg membantu proses yg ga enak ini, ngurus bangke, ga ada. Dapetnya pertolongan dan yg aktif bantu kirim2 org tuk cek ke lokasi dan berinisiatif evakuasi bangkai dr pemisah jalan di jl.gajahmada / hayam wuruk, datang agak siang, dan bukan dr kalangan pengguna bb yg ada di kontak gw. Tapi klo broadcast adopsian ras, cueepeeet bueneer..

Dan ada 1 volunteer yg aktif selama ini, menyanggupi tuk mengubur target, seusainya jam kerja dia, sore hari.

Well, at least, ada yg mau jalan lah ya walau sore.

Agak sebel. Gw sendiri ga bs jalan krn lagi urus rescue-an lain, ga bs ditinggal.

Pas pelapor dan volunteer ini ke lokasi, wow, bangkai anjingnya dah ga ada. Mereka selidik, tanya2. Ternyata ada seorang wanita, nci-nci katanya, yg upahin tukang akik disekitar itu 30rb tuk mengurus bangkai yg sudah berair, bengkak dan menyebarkan bau sangat menusuk itu, agar dikarungin lalu dikuburkan.

Apakah dia mendapat informasi setelah gw teriak2, entah. Gw sendiri blm tau beliau siapa. Rasanya pgn ketemu, dan say thanks in personal.

Anjing ini kemungkinan besar anjing liar yg wara wiri dilokasi, lalu ketabrak dan coba minggir ke trotoar pemisah jalan, but he/she didn’t make it.

Udah hidupnya sering terancam karena stigma haram/najis, makan susah, hujan panas ga ketentuan dimana dia berteduh dan mencari ketenangan, mati pun bangkainya org malas tuk menguburnya. Hey fuckers. Bangkai ini akan membawa penyakit, jika tidak dikuburkan. Lingkungan jadi tercemar. Bau menusuk akan berlangsung berhari2. Yg dirugikan ya manusianya kan?

Meluangkan waktu, tuk lebih peduli kepada lingkungan, rasanya kayak jadi barang langka, yg jika ada, terasa spesial banget, padahal mah itu emang kewajiban yg harus ada. Lo sibuk? Ya, tentu. Ga punya waktu? Ada cara lain. Utus org yg mau dibayar tuk ngurus hal tsb. Yg ngurus dpt ongkos, senang. Lingkungan, bersih. Yg untung? Kita semua.

Mau tau apa jawaban dr bbrp tukang ojek daerah volunteer yg siap nguburin kala pulang kerja? “Gak mau ah. Haram kan anjing”. Ha! Hahahaha! Baiklah. Gw paling males komen yg bgini. Kepanjangan tar. Ngapain juga ngemeng ama .. Ah sudahlah. Malah panjang kan. Babik. Bahaha…

Penyampaian gw selalu ga enak. So, bagi yg bs nyerna dgn baik, tolong pecut sekeliling kalian dgn motivasi2 bagus, agar lebih peduli. Dalam lingkup terkecil dulu. Rumah tempat kita tinggal. Lalu gembungkan, ke area kerja. Lalu kemana saja kita berkelana.

Jadilah manusia. Cukup, itu saja.

Animal Defenders Indonesia – Pet Adoption Day

Pet Adoption Day – 17 Feb 2013

– Vaksinasi Bersubsidi
– Adopsi Gratis
– Konsultasi Dokter Hewan
– Temu Pecinta hewan
– Merchandise

Syarat Adopsi – uraian singkat moncrot crot

Beberapa kawan, bertanya soal kenapa lebih baik adopsi, drpd beli di petshop. Well, ini kembali ke kesadaran sebenarnya. Soal lebih baik atau tidak, jika tidak dilandasi kesadaran dan apa yg menjadi latar belakang kampanye ini.

Anjing2 yg teraniaya, terlantar, bahkan dibuang secara tdk bertanggung jawab oleh owner, direscue dan menjalani tahapan2 seperti cek vet, rawat inap tuk observasi, lalu perawatan pasca vet di rumah singgah / foster home, agar fisik dan mental stabil dan siap untuk berinteraksi secara sehat dgn mahluk lain.

Tahapan2 ini tidak gratis. Ada biaya yg dikeluarkan. Tenaga, waktu, pun dicurahkan. Tujuannya, merehabilitasi kondisi fisik dan mental. Bayangkan, agar mereka mendapatkan kembali kesempatan tuk hidup layak, segini ribetnya. Please, stop animal abuse.

Lalu, adopsi ini gratis. Wohoo, drmn pada rescuer ini membiayai proses2 ini? Gw sendiri, di Animal Defenders, berusaha tuk bikin sesuatu yg bisa dipake dan layak jual, dan hasilnya buat menutup biaya proses2 ini. Ditengah jalan, ada bbrp kawan2 pecinta hewan yg membantu. Kami terbuka bagi bantuan2 semacam ini, karena semakin besar gerakan ini, semakin efektif dan meluas pertolongan yg diberikan.

Kalo dah siap secara teknis/lokasi tuk adopsi, apalagi sih yg perlu disiapin? Mental. Ya, mental. Jangan rasis, alias pilih2 kepada ras tertentu saja, baru mau berkasih sayang. Hey, apakah anjing manis ini pernah bertanya sama lo, “ras lu apa? Gw maunya sama org betawi. Sama org batak. Sama org flores”. HELL NO. Lalu kenapa lo masih rasis kpd mereka? Kasih sayang dan kesetiaan hewan2 ini, pun ga luntur karena lo buruk rupa. Karena lo jomblo. Karena lo bokek. Gak! Mereka ga kayak manusia. Ini yg harus kita curi. Ketulusan. Ya. Ketulusan.

Lalu, memelihara anjing/kucing adalah komitment. Sekitar 15 tahun hidup si anjing, dan lo ga bisa di tahun ke 1, tahun ke 2, lo bosen dan buang. Manusia macam apa lu? Lantas, jika lo bosen sama pacar/istri lo, lo juga campakkan mereka? Iya? Jeezzz…

Adopsi, hanya untuk yg punya hati. Yg sok2 unyu2an, mending lo beli boneka, atau beli tamagotchi.

Syarat2 gamblang dan simplenya, lo bisa liat berikut ini…

Penuhi syarat2 ini:
1. Tidak dipindah tangankan tanpa sepengetahuan kami/rescuer.
2. Sanggup memenuhi kebutuhan hidup mendasar (makan, minum, kesehatan yg layak, bermain)
3. Tdk ditempatkan di kandang terus menerus.
4. Menyanggupi melaporkan kondisi via bbm atau twitter beserta foto terakhirnya secara berkala, 2 minggu sekali di 2 bulan pertama.
5. Adopsi ini gratis, bukan berarti anjing/kucingnya boleh disembarangin. Klo ada perlakuan yg kami nilai tidak layak kpd hewan2 ini, kami berhak mengecek ke lokasi dan jika memang harus kami ambil kembali, akan kami ambil kembali.

Well, kalo masih belum ngerti esensi bacotan gw, silakan kembali scroll ke atas.

Ga ngerti juga? Segera ke pasar basah, beli hati. Tanpa ampla. Tukar hati lo dgn hati yg baru beli tadi. Siapa tau ngaruh. Goodluck.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑